Langsung ke konten utama

Celebrity Wedding AliaZalea

Ini adalah Novel karya AleaZalea ke 3 yang aku baca , tinggal nunggu Crash into You aku sudah pesan novel itu tapi belum datang juga, hmm tunggu saja lah.
Novel Celebrity wedding ini  ceritanya tidak berbeda jauh dengan novel-novel Aleazalea sebelumnya Blind Date, dan Miss pessimis,, well semua tokoh dalam Ke4 novel ini berhubungan.

Begini synopsis nya : Inara adalah seorang Wanita karir yang mandiri dan bekerja sebagai Acountant publik, tapi walaupun usianya sudah 32 tahun keluarganya terutama ibu dan Kakak-kakaknya selalu mencampuri masalah pribadinya mulai dari pekerjaan sampai urusan pacar.
Revelino Darby atau biasa dipanggil Revel, adalah seorang penyanyi terkenal indonesia yang super hot dan terkenal playboy, selain itu Revel juga berasal dari keluarga kaya dan punya berbagai macam bisnis , karna itu lah Revel terbilang sangat mapan di usianya yang 32 tahun.

Revel yang terancam karirnya karna dituduh telah menghamili luna , mantan kekasihnya
Akhirnya menerima saran sang ibu untuk segera menikah dan mencari istri , atas saran sang ibu pulalah Revel memilih Inara yang bekerja sebagai akuntan untuk menglola keuangannya. Setelah melalui berbagai pertimabangan , dan karan tidak mau di atur atur lagi oleh keluarganya Inara pun bersedia untuk Menjalani Nikah kontrak dengan Revel.

Semuanya berjalan lancar , sampai akhirnya Revel dan Inara menyadari kalau pernikahan mereka terasa lebih nyata dari pada yang mereka bayangkan . Mampukah keduanya mengakhiri sandiwara ini ketika kontrak berakhir? dan mampukah Inara menyatukan hubungan Revel dengan Ibu mertuanya yang selama ini Rengang?




Whahaha gak seru ya kalau aku kasih tahu akhir ceritanya , makannya yuk beli bukunya di toko buku terdekat ,, well menurutku novel-novelnya karya Aliazalea yang memang ber'gendre Metropop  selalu menarik untuk di baca , yah walaupun sudah bisa ketebak gimana endding nya...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Film Her Granddaughter

Her granddaughter (Otoko no Isshou = A man’s life) Her granddaughter adalah Film Jepang  yang diangkat dari manga dengan judul Otoko no isshou ( A man’s life) , film romance yang menampilkan perbedaan usia yang jauh ( 20 tahun lebih) antar kedua tokoh utamanya. Tsugumi wanita usia 30 yang setelah putus dari pacarnya yang ternyata sudah berkeluarga memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya di Tokyo, dan memilih untuk menenangkan diri di rumah neneknya (Towa) di pedesaan, tapi kemudian sang nenek meninggal dunia. Sehari setelah pemakaman sang nenek muncullah seorang laki-laki dengan rambutnya yang memutih usia 50 an dirumah Towa, laki-laki itu memperkenalkan dirinya sebagai Jun Kaeda, professor filosofi di Universitas kadoshima, dia berkata kalau dia pernah menjadi muridnya Towa dulu, Jun juga berkata kalau dirinya pindah ke ruangan kosong di sebelah kompleks rumah Towa, dan dia sudah mendapat izin dari almarhum Towa untuk kapan saja tinggal di ruan...

my rainy days

Awalnya ketika nonton film ini sempat pesimis dan mengira kalau film yang satu ini akan berakhir dengan 'kesedihan yang mendalam'.... Maklum saat film ini dibuka dengan kejadian di sebuah rumah sakit dimana seorang laki-laki usia tiga puluh an didiagnosa dengan tumor otak dan harus segera menjalani operasi sempat membuatku pesimis, parahnya lagi operasi pun tidak sepenuhnya bisa menyelamatkan nyawanya , karena tidak seluruh bagian tumor bisa diangkat dan dia hanya bisa bertahan selama tiga tahun dan harus menjalani operasai lagi dengan resiko kehilangan sebagain ingatannya, karena itulah kaouki memutuskan untuk mati secara diam-diam dan menghabiskan sisa usinya dalam ketenangan. Disisi lain seorang gadis berusia empat belas tahun terus dipanggil oleh ibunya 'ozawa, ozawa, ozawa ayolah, hal ini sudah kita diskusikan sebelumnya, dan kita sepakat kalau inilah keputusan terbaik' membuat laki-laki tadi menengok karena namanya dipanggil, ternyata mereka sama -sama memi...

Perjalanan menuju Dieng

Dalam perjalananku menuju Dieng Dari Jakarta menuju Dieng aku bearngkat menggunakan bus, hanya ingin ikut saja tidak mengharapkan apa-apa dan tidak terlalu bersemangat juga. Perjalanan di mulai dari Jakarta melalui beberapa kota di pantura dan jawa tengah, saya sendiri sebenarnya kurang paham rute atau jalur yang diambil pak sopir, kebiasaanku saat didalam Bus adalah mengamati jalan yang kulalui,. Melalui Indramayu disini aku belum melihat tanda-tanda ke NU an, sampailah di Berebes di sepanjang jalan kota ini aku mulai melihat plang-plang betuliskan PCNU, Muslimat NU dan Banom-Banom lainnya, sepanjang jalur Berebes aku juga melihat banyak plang plang Muhamadiyah, RS, RA dll. Semakin siang bus terus melaju menuju jawa tengah plang plang NU dan sekolah sekolah NU semakin banyak terlihat: Purwokerto, Wonosobo dll (aku tidak ingat kota mana saja yang kulalui) di dekat MAN Wonosobo pas didepan POM bensin tempat kita transit menuju bus kecil yang akan membawa kita ...